Rindu untuk menulis

Tiba-tiba malam ini aku rindu untuk meulis

Dipublikasi di Cermin | Tinggalkan Komentar

KPU Akhirnya Menangkan Alex Noerdin

PALEMBANG – Pasangan Alex Noerdin dan Eddy Yusuf, akhirnya dimantapkan menjadi pemenang pada pemelihan Gubernur Sumatera Selatan priode 2008 – 2013. Penetapan ini diputuskan dalam Rapat Pleno KPU Daerah Sumsel hari ini tanggal 11 September 2008.

Kemenangan Aldy ini, memperkuat hasil survey LSI yang menjadi konflik pendapat di Sumatera Selatan karena ada survey lain yang justru memenangkan Syahrial Oesman – Helmi Yahya (Sohe).

Dalam rapat pleno KPUD Sumsel hari ini, pasangan Alex Noerdin-Eddy Yusuf dinyatakan unggul, dan mengandaskan pasangan Syahrial Oesman-Helmi Yahya.

Alex Noerdin memperoleh 1.866.390 suara atau 51,4%, sementara Syahrial Oesman meraih 1.764.373 suara atau 48,6% .
Sementara itu, tercatat sebanyak 73.828 suara dinyatakan tidak sah, dan suara sah berjumlah 3.630.763.

Rencanana, KPU Sumatra selatan akan mengumumkan hasil rapat pleno ini kepada masyarakat tiga hari ke depan.Alex-Eddy unggul di Banyuasin, Muba, OKU Selatan, Lahat, Pagar Alam, dan Empat Lawang. Sedangkan, Syahrial-Helmi unggul di Kota Palembang, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, OKU Selatan, OKU Timur, dan Lubuk Linggau.

(*/des/detik)

Dipublikasi di Info | 1 Komentar

GempaGucang Lahat Sumsel: Dua Tewas, 60 Orang Luka-Luka

Gempa yang mengguncang Lahat, Sumatera Selatan berdampak cukup memprihatinkan. Gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter(SR) memakan korban harta dan jiwa. Gempa yang berlangsung tanggal 9 September 2008 ini cukup terasa di Palembang terutama di gedung-gedung berlantai.

Tercatat dua orang dan 60 orang warga lainnya luka-luka akibat gempa yang terjadi Selasa (9/9/2008) pagi ini. Beberapa warga yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat secara intensif.

Selain itu, gempa bumi yang terjadi pukul 10.07 WIB tadi juga merusak sarana infrastruktur. Tercatat satu Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) dan 355 rumah di 11 desa rusak akibat bencana alam ini.
Data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyebutkan lokasi yang mengalami kerusakan parah adalah Kecamatan Dempo Utara Kabupaten Pagar Alam, Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat, dan di wilayah perbatasan Sumsel-Bengkulu.

Menurut data BMG, pusat gempa terjadi di darat, 51 Km Baratdaya Tebing Tinggi, di lokasi 4.04 LS 103.01 BT. Gempa susulan pun terjadi pada pukul 10.52 WIB dengan kekuatan 4,4 SR yang juga berpusat di darat, 50 km selatan Tebing Tinggi-Bengkulu.
(*/detik)

Dipublikasi di Info | 1 Komentar

Hasil Pilkada Sumsel Diumumkan Tanggal 14

KPU Sumsel batal melakukan pleno pada Selasa ini. Penghitungan suara Pilgub Sumsel akan dilakukan pada Pleno KPUD yang akan dilakukan pada 14 September.

Setelah mendapat jaminan dari Kapoltabes Palembang dan Kapolda Sumsel bahwa rapat pleno penghitungan suara KPU Sumsel tidak akan dilakukan pada Selasa (9/9) ini, Ketua Tim Advokasi Syahrial Oesman-Helmy Yahya (Sohe) Suparman Romans memerintahkan ribuan pendukung Sohe membubarkan diri dan kembali ke posko masing-masing.

Mendengar instruksi tersebut, ribuan pendukung Sohe yang sejak pagi berunjuk rasa di Kantor KPU Sumsel langsung membubarkan diri. “Kawan-kawan, tolong pulang karena Kapoltabes dan Kapolda sudah mendesak KPU Sumsel untuk tetap pada jadwal semula, yakni menghitung perolehan suara pada 14 September mendatang,” begitu kata Suparman di hadapan ribuan pendemo.

Kapoltabes Palembang Kombes Lucky Hermawan saat dikonfirmasi juga sudah mendesak KPU Sumsel agar mengembalikan pleno ke jadwal semula, yakni 14 September. Saat ini Gedung KPU Sumsel sudah sepi dari massa, hanya polisi yang masih berjaga-jaga.

 sumber Kompas

Dipublikasi di Info | 5 Komentar

Aksi lempar batu di KPU Sumsel

Masa pendukung Sohe (Syahrial Oesman-Helmi Yahya) tertahan di pintu gerbang KPU Sumsel. Dua anggota polisi, dikabarkan terluka saat terjadi kekisruhan di pintu masuk gerbang KPU Sumatera Selatan, Selasa siang (09/09/2008).

Petugas keamanan yang terluka adalah AKP M Sagala di tangan kiri dan satu anggota Polairud berpangkat bripda mengalami luka pada pelipisnya akibat lemparan batu. Suasana di KPU Sumsel sendiri dalam keadaan mencekam. Aksi lempar batu dan benda-benda lainnya terjadi beberapa kali. Namun, pertahanan barikade dalmas yang dibantu Polisi anti Huru Hara (PHH) yang kuat, tidak mampu ditembus pendemo.

Keributan yang nyaris terjadi antara demonstran dengan aparat keamanan disebabkan beredar isu pendukung Sohe ditangkap aparat keamanan.

Kehadiran aparat Polri dan TNI di KPU Daerah Simsel untuk mengamankan sidang pleno KPU Sumsel dengan agenda menetapkan pemenang Pilkada Sumsel. Demo sekitar 500 pendukung Sohe ini, juga terjadi sehari sebelumnya  di kantor KPU Sumsel di Jakabaring dan KPUD Musi Banyuasin (Muba), Sekayu. Mereka menolak hasil Pemilukada di Muba.

“Kami tidak ingin menghambat jadwal yang menjadi tahapan KPU Sumsel. Tapi, khusus rekapitulasi perhitungan suara di daerah Muba, kami minta untuk tidak dilakukan atau ditunda. Sebab, sangat bermasalah. Telah terjadi kecurangan seperti penggelembungan suara, adanya saksi di TPS yang tidak mendapat formulir C1 KWK dan intimidasi,” tegas Suparman Romans usai pertemuan setelah bertemu dengan KPUD.

Suparman juga mempertanyakan sikap KPU Sumsel yang melakukan percepatan jadwal rekapitulasi perhitungan suara. “Kita minta KPU Sumsel untuk tetap menjadwalkan rekapitulasi perhitungan suara sesuai jadwal semula, tanggal 14 September.”

(*/dea/sumeks)

Dipublikasi di Info | Tinggalkan Komentar